Lompat ke konten utama
sorotutama
BreakingEkonomi

KOSPI Anjlok 7,9 Persen, Terseret Kejatuhan Saham Chip Global

Indeks acuan bursa Korea Selatan mencatat kejatuhan harian tajam pada Kamis, 2 Juli 2026, setelah Samsung Electronics dan SK Hynix rontok mengikuti aksi jual saham semikonduktor di Wall Street. Di tengah rout, SK Hynix justru mengumumkan investasi KRW 100 triliun.

Oleh Vina Maharani3 menit baca
Ilustrasi layar perdagangan saham saat pasar tertekan
Foto: Leeloo The First via Pexels

Ringkasan

Indeks KOSPI Korea Selatan ditutup anjlok 7,9 persen ke 7.648,09 pada Kamis, 2 Juli 2026, terseret kejatuhan Samsung Electronics (-9,06 persen) dan SK Hynix (-14,57 persen) menyusul aksi jual saham chip di Wall Street. Kedua emiten kini menyumbang sekitar separuh bobot KOSPI, sehingga kejatuhannya menyeret seluruh indeks. Aksi jual menjalar ke Hong Kong: SMIC turun sekitar 10 persen dan induk pengembang AI Zhipu ambles lebih dari 17 persen. Di tengah rout, SK Hynix mengumumkan investasi KRW 100 triliun (sekitar 64 miliar dolar AS) untuk fab NAND M17 dan fasilitas packaging.

Daftar isi▶ buka

Indeks acuan bursa Korea Selatan, KOSPI, ditutup anjlok 7,9 persen ke level 7.648,09 pada perdagangan Kamis, 2 Juli 2026 - salah satu kejatuhan harian paling tajam dalam beberapa tahun terakhir. Pemicunya adalah rontoknya dua raksasa teknologi yang mendominasi bursa: Samsung Electronics ditutup turun 9,06 persen dan produsen memori SK Hynix ambles 14,57 persen.

Kenapa dua saham bisa menyeret seluruh indeks

Menurut laporan CNBC, Samsung Electronics dan SK Hynix kini menyumbang sekitar separuh dari total bobot kapitalisasi pasar KOSPI, melonjak dari sekitar seperempat pada akhir tahun lalu berkat reli kecerdasan buatan (AI). Konsentrasi sebesar itu membuat pergerakan tajam pada salah satu saham langsung menyeret seluruh indeks, sebelum ratusan emiten lain sempat berpengaruh. Bursa Korea bahkan sempat mengaktifkan mekanisme pembatasan perdagangan setelah kontrak berjangka KOSPI dan KOSDAQ masing-masing jatuh lebih dari 5 dan 6 persen.

Fenomena ini adalah contoh nyata risiko konsentrasi pasar yang belakangan ramai diperingatkan analis, termasuk pada indeks S&P 500 di mana saham semikonduktor menguasai porsi rekor. Ketika segelintir saham mendominasi indeks, koreksi tajam pada saham-saham itu dapat melumpuhkan keseluruhan pasar.

Rambatan dari Wall Street

Kejatuhan bursa Seoul merupakan imbas berantai dari Wall Street semalam sebelumnya. Investor secara agresif melepas saham produsen chip setelah reli panjang, dengan Micron Technology dan Sandisk sama-sama terjun lebih dari 10 persen. Menurut laporan media keuangan, aksi jual dipicu kekhawatiran atas keberlanjutan belanja AI raksasa teknologi - termasuk laporan bahwa Meta berencana meluncurkan bisnis cloud yang menjual kelebihan kapasitas komputasinya, yang dibaca pasar sebagai sinyal potensi kelebihan pasokan.

Gelombang jual menjalar ke bursa Hong Kong dan Tiongkok. Saham pabrik chip SMIC turun sekitar 10 persen, sementara Knowledge Atlas Technology - entitas tercatat di Hong Kong di balik pengembang model AI Zhipu - ambles lebih dari 17 persen.

Di tengah rout, SK Hynix umumkan investasi jumbo

Menariknya, di hari yang sama dengan kejatuhan sahamnya, CEO SK Hynix Kwak Noh-jung justru mengumumkan rencana ekspansi jangka panjang senilai KRW 100 triliun (sekitar 64 miliar dolar AS) di Cheongju. Menurut TrendForce dan Seoul Economic Daily, sekitar KRW 80 triliun dialokasikan untuk membangun fab memori NAND baru bernama M17 - konstruksi dimulai 2027 dengan target beroperasi pada paruh pertama 2029 - dan sekitar KRW 20 triliun untuk fasilitas advanced packaging P&T7 yang ditargetkan rampung akhir 2027.

Secara terpisah, SK Group juga disebut menyiapkan pembangunan pusat data AI berkapasitas 1 gigawatt senilai sekitar KRW 70 triliun di kawasan Chungcheong. Kombinasi rencana ini menunjukkan produsen memori Korea tetap berkomitmen pada siklus belanja modal AI jangka panjang, meski pasar saham sedang mempertanyakan valuasinya.

Apa artinya bagi investor di Indonesia

Gejolak di bursa Korea dan saham chip global relevan bagi investor Indonesia karena beberapa jalur. Pertama, sentimen risiko global yang memburuk umumnya menekan arus dana asing ke pasar negara berkembang, termasuk IHSG dan rupiah. Kedua, koreksi sektor teknologi global kerap merembet ke saham-saham teknologi domestik dan reksa dana berbasis saham global. Ketiga, perdebatan soal keberlanjutan belanja AI akan terus menjadi penentu arah pasar dalam beberapa kuartal ke depan.

Volatilitas seperti ini juga menjadi pengingat bahwa reli yang terkonsentrasi pada segelintir saham membawa risiko koreksi yang sama terkonsentrasinya. Catatan: artikel ini merupakan rangkuman perkembangan pasar dan bukan rekomendasi investasi.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Kenapa KOSPI anjlok tajam pada 2 Juli 2026?
Karena Samsung Electronics (-9,06 persen) dan SK Hynix (-14,57 persen) rontok mengikuti aksi jual saham chip di Wall Street, dan kedua saham itu menyumbang sekitar separuh bobot KOSPI sehingga kejatuhannya menyeret seluruh indeks.
Apa pemicu aksi jual saham chip global?
Kekhawatiran atas keberlanjutan belanja AI perusahaan teknologi besar, dipicu antara lain laporan rencana Meta menjual kelebihan kapasitas komputasi lewat bisnis cloud, setelah Micron dan Sandisk terjun lebih dari 10 persen.
Apa isi investasi KRW 100 triliun SK Hynix?
Sekitar KRW 80 triliun untuk fab memori NAND M17 di Cheongju (target beroperasi paruh pertama 2029) dan KRW 20 triliun untuk fasilitas advanced packaging P&T7; pusat data AI 1 GW senilai KRW 70 triliun adalah proyek SK Group yang terpisah.
Apa dampaknya bagi pasar Indonesia?
Sentimen risiko global yang memburuk dapat menekan arus dana asing ke pasar negara berkembang termasuk IHSG dan rupiah, meski dampak persisnya bergantung perkembangan lanjutan.

Sumber

  1. CNBC - Samsung, SK Hynix shares tumble as chip rout spreads from Wall Street
  2. The Standard (HK) - Hong Kong shares close higher, SMIC dives 10pc
  3. TrendForce - SK hynix Unveils KRW 100T Cheongju Investment (M17 NAND fab, 1H29)
  4. Seoul Economic Daily - SK hynix to Invest 80 Trillion Won in New Cheongju NAND Fab M17
  5. Euronews - Asian stocks slide on chip sell-off as markets await US jobs data
#KOSPI#Samsung#SK Hynix#Semikonduktor

Tentang penulis

Vina Maharani · Redaktur Ekonomi Sorot Utama
Vina Maharani

Redaktur Ekonomi

Vina Maharani menulis tentang ekonomi makro, kebijakan moneter, dan dampaknya terhadap keuangan rumah tangga, dengan rujukan utama data resmi Bank Indonesia, BPS, dan OJK.

Baca juga