Lompat ke konten utama
sorotutama

Editorial

Cara Kami Melaporkan

Sorot Utama menyorot Indonesia dengan tiga komitmen: akurat, transparan, dan dapat ditelusuri. Halaman ini menjelaskan bagaimana kami mencapainya.

1. Verifikasi sumber

Setiap klaim faktual dalam artikel kami merujuk pada minimal satu sumber primer yang dapat ditelusuri publik — laporan resmi (BPS, BI, OJK, Kementerian), jurnal peer-reviewed, atau konferensi pers resmi. Sumber tersier seperti media lain hanya kami gunakan sebagai pelengkap, bukan sumber tunggal.

Untuk topik YMYL (kesehatan, keuangan, hukum), kami menerapkan two-source rule: setiap klaim utama diverifikasi oleh dua sumber independen. Bagian "Sumber" di bawah setiap artikel mencantumkan tautan langsung ke dokumen asli.

2. Penggunaan AI yang transparan

Kami menggunakan model AI (Claude oleh Anthropic) sebagai asisten riset dan drafter — bukan sebagai penulis akhir. Setiap artikel:

  • Disusun dari brief editorial yang dibuat oleh tim redaksi manusia
  • Diaudit dengan tujuh dimensi penilaian (akurasi, sumber, bias, klaritas, kelengkapan, kebaruan, struktur)
  • Diverifikasi ulang fakta-faktanya oleh editor sebelum publikasi
  • Untuk artikel sains/medis, mendapat review dari penulis dengan kredensial PhD bidang terkait

Kami tidak menyembunyikan peran AI dalam proses produksi — metadata setiap artikel mencantumkan tanggal terbit, tanggal pembaruan, dan reviewer (jika ada). Posisi kami: AI tools harus digunakan secara terbuka dan akuntabel.

3. Koreksi yang akuntabel

Kesalahan akan terjadi. Yang membedakan jurnalisme tepercaya adalah cara menangani kesalahan tersebut. Setiap koreksi material di Sorot Utama:

  • Diumumkan di bagian atas artikel terkait
  • Mencantumkan apa yang salah, apa yang benar, dan kapan koreksi dilakukan
  • Tidak menyembunyikan riwayat — kami menggunakan dateModified di metadata yang dapat diaudit
  • Dapat dilaporkan publik via halaman koreksi

4. Penggunaan sumber anonim

Sumber anonim hanya kami gunakan jika tiga syarat terpenuhi: (1) informasi yang disampaikan vital untuk publik, (2) tidak ada cara lain untuk mendapatkannya, dan (3) identitas sumber dapat diverifikasi internal oleh minimal dua editor senior.

5. Pengakuan keterbatasan

Kami tidak mengklaim sebagai sumber yang sempurna. Untuk setiap topik kontroversial, kami berusaha menampilkan minimal dua perspektif berimbang. Kami juga mencatat keterbatasan riset (misalnya sample size kecil, durasi studi pendek) ketika melaporkan temuan ilmiah.

6. Hubungi kami

Punya tip, kritik, atau klarifikasi? Email [email protected] untuk redaksi umum, [email protected] untuk pengaduan whistleblower, atau [email protected] khusus untuk pengaduan akurasi.