Lompat ke konten utama
sorotutama

KEEN Menang Tender PLTA Pakkat 2 Sumut Rp1,8 T, Fokus Izin-Pendanaan

Kencana Energi Lestari (KEEN) memenangkan tender PLTA Pakkat 2 di Sumatra Utara berkapasitas 45 MW dengan nilai investasi USD 116 juta, kini fokus menyelesaikan tantangan konstruksi, perizinan, dan pendanaan.

Oleh Redaksi Sorot Utama2 menit baca
KEEN Menang Tender PLTA Pakkat 2 Sumut Rp1,8 T, Fokus Izin-Pendanaan
Foto: Peter Kambey via Pexels

Ringkasan

Emiten energi terbarukan Kencana Energi Lestari (KEEN) memenangkan tender Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Pakkat 2 di Sumatra Utara dengan kapasitas 45 Megawatt dan nilai investasi USD 116 juta (sekitar Rp1,8 triliun). Direktur Keuangan KEEN, Giat Widjaja, menyebut proyek strategis ini kini memasuki tahap finalisasi lanjutan dengan fokus mengatasi tantangan konstruksi, perizinan, dan pendanaan.

Daftar isi▶ buka

PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN), emiten yang bergerak di bidang energi baru dan terbarukan (EBT), berhasil memenangkan tender Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Pakkat 2 di Sumatra Utara. Proyek ini memiliki kapasitas 45 Megawatt dengan nilai investasi mencapai USD 116 juta atau sekitar Rp1,8 triliun.

Direktur Keuangan Kencana Energi Lestari, Giat Widjaja, menyatakan bahwa Proyek Pakkat 2 merupakan proyek strategis bagi perusahaan. Menurutnya, proyek berskala besar ini telah memasuki tahap finalisasi lanjutan untuk memastikan pembangunan berkualitas, tepat waktu, sesuai anggaran, dan berwawasan lingkungan.

Tantangan Konstruksi, Perizinan, dan Pendanaan

Dalam wawancara dengan CNBC Indonesia pada Rabu (10 Juni 2026), Giat Widjaja mengungkapkan bahwa PLTA Pakkat 2 menghadapi sejumlah tantangan yang menjadi pertimbangan serius perusahaan. Tantangan tersebut meliputi aspek konstruksi, perizinan, dan pendanaan proyek.

Ketiga aspek ini menjadi fokus utama manajemen KEEN dalam melakukan pembangunan PLTA Pakkat 2. Penyelesaian perizinan dan pengamanan skema pendanaan yang solid dipandang krusial untuk memastikan kelancaran eksekusi proyek infrastruktur energi terbarukan ini.

Konteks Industri Energi Terbarukan

Proyek PLTA Pakkat 2 merupakan bagian dari upaya pengembangan energi terbarukan di Indonesia, khususnya di Sumatra Utara yang memiliki potensi tenaga air cukup besar. Pembangkit listrik tenaga air dengan kapasitas 45 MW diharapkan dapat berkontribusi pada pasokan listrik regional sekaligus mendukung target bauran energi baru terbarukan nasional.

Secara umum, proyek-proyek EBT skala besar seperti ini memerlukan koordinasi lintas pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, kementerian terkait, hingga lembaga pembiayaan. Kompleksitas perizinan dan kebutuhan modal besar menjadi karakteristik umum dalam pengembangan infrastruktur energi terbarukan di Indonesia.

Implikasi bagi KEEN dan Sektor EBT

Kemenangan tender ini menandai pencapaian penting bagi Kencana Energi Lestari dalam memperluas portofolio proyek energi terbarukan. Dengan nilai investasi USD 116 juta, proyek ini berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan dan aset perusahaan di masa mendatang, meskipun realisasi penuh bergantung pada penyelesaian tantangan-tantangan yang dihadapi.

Perlu dicermati bahwa keberhasilan eksekusi proyek infrastruktur energi terbarukan tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis konstruksi, tetapi juga pada kecepatan penyelesaian perizinan dan kepastian skema pembiayaan. Pengalaman industri menunjukkan bahwa kedua aspek ini kerap menjadi bottleneck dalam proyek-proyek serupa.

Manajemen KEEN tampaknya menyadari kompleksitas ini dan menempatkan pengelolaan risiko konstruksi, perizinan, dan pendanaan sebagai prioritas utama dalam fase finalisasi lanjutan proyek PLTA Pakkat 2.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Berapa nilai investasi proyek PLTA Pakkat 2 yang dimenangkan KEEN?
Proyek PLTA Pakkat 2 di Sumatra Utara memiliki nilai investasi USD 116 juta (sekitar Rp1,8 triliun) dengan kapasitas pembangkit 45 Megawatt.
Apa saja tantangan utama yang dihadapi KEEN dalam proyek PLTA Pakkat 2?
Menurut Direktur Keuangan KEEN Giat Widjaja, tantangan utama meliputi aspek konstruksi, perizinan, dan pendanaan proyek. Ketiga aspek ini menjadi fokus perusahaan dalam tahap finalisasi lanjutan untuk memastikan proyek berkualitas, tepat waktu, sesuai anggaran, dan berwawasan lingkungan.

Sumber

  1. Disarikan dari CNBC Indonesia Market
#Kencana Energi Lestari#KEEN#PLTA Pakkat 2#Sumatra Utara

Tentang penulis

Tim redaksi di ruang kerja editorial
Redaksi Sorot Utama

Tim Redaksi Kolektif

Redaksi Sorot Utama adalah tim editorial yang bekerja menulis, memverifikasi, dan menyunting setiap artikel sebelum terbit. Kami mengikuti standar editorial yang dipublikasikan terbuka di halaman Pedoman Editorial.

Baca juga