Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Melemah 1.000 Poin dalam 2 Bulan
Mata uang Garuda menembus level psikologis baru Rp 18.000 per USD pada awal Juni 2026, setelah hanya dua bulan sebelumnya untuk pertama kali menyentuh Rp 17.000 per dolar AS.

Ringkasan
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat terus melemah dan menembus level Rp 18.000 per USD pada Juni 2026. Pelemahan ini mencapai 1.000 basis poin dalam kurang dari dua bulan sejak pertama kali menyentuh Rp 17.000 per USD pada awal April 2026.
Daftar isi▶ buka▼ tutup
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami pelemahan signifikan dan telah menembus level psikologis baru di Rp 18.000 per USD pada awal Juni 2026. Pencapaian level ini menandai fase baru dalam pergerakan mata uang Garuda yang terus tertekan dalam beberapa bulan terakhir.
Sebagaimana dilaporkan CNBC Indonesia, pelemahan Rupiah berlangsung sangat cepat. Pada awal April 2026, Rupiah untuk pertama kali dalam sejarah menyentuh level Rp 17.000 per USD secara intraday. Artinya, hanya dalam waktu kurang dari dua bulan, pelemahan Rupiah sudah mencapai 1.000 basis poin—dari Rp 17.000 menjadi Rp 18.000 per dolar AS.
Pelemahan Rupiah yang Semakin Dalam
Kecepatan pelemahan ini menjadi perhatian serius, mengingat dalam rentang waktu yang relatif singkat, Rupiah telah melewati dua level psikologis penting. Level Rp 17.000 yang baru pertama kali disentuh pada April 2026 kini telah terlampaui dengan jarak yang cukup jauh, menunjukkan tekanan yang terus berlanjut terhadap mata uang domestik.
Crysania Suhartanto dari CNBC Indonesia memberikan paparan mengenai faktor-faktor yang mendasari pelemahan Rupiah dalam program Power Lunch yang ditayangkan pada Jumat, 5 Juni 2026. Penjelasan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas tentang dinamika yang mempengaruhi pergerakan nilai tukar.
Konteks Pergerakan Nilai Tukar
Secara umum, pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik domestik maupun global. Tekanan terhadap mata uang negara berkembang seperti Rupiah dapat bersumber dari dinamika kebijakan moneter negara-negara maju, arus modal asing, neraca perdagangan, serta sentimen pasar terhadap kondisi ekonomi domestik.
Pelemahan Rupiah yang mencapai 1.000 basis poin dalam waktu singkat menunjukkan adanya tekanan yang cukup kuat. Implikasinya, perlu dicermati dampak pelemahan ini terhadap inflasi domestik, biaya impor, serta daya beli masyarakat—terutama untuk barang-barang yang bergantung pada komponen impor atau denominasi dolar.
Proyeksi dan Langkah Ke Depan
Perlu dicermati bagaimana otoritas moneter dan fiskal merespons pelemahan ini. Stabilitas nilai tukar menjadi salah satu indikator penting kesehatan ekonomi makro, dan langkah-langkah kebijakan yang tepat diperlukan untuk menjaga kepercayaan pasar serta memitigasi dampak negatif terhadap perekonomian secara keseluruhan.
Meskipun pelemahan Rupiah mencerminkan tekanan jangka pendek, proyeksi jangka menengah akan sangat bergantung pada fundamental ekonomi domestik, stabilitas politik, serta kondisi pasar keuangan global. Pemantauan berkelanjutan terhadap faktor-faktor ini menjadi kunci untuk memahami arah pergerakan Rupiah ke depan.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
- Berapa level Rupiah terhadap dolar AS pada Juni 2026?
- Rupiah telah menembus level psikologis baru di Rp 18.000 per USD pada awal Juni 2026, menandai pelemahan signifikan dari level sebelumnya.
- Seberapa cepat pelemahan Rupiah terjadi?
- Pelemahan Rupiah mencapai 1.000 basis poin dalam kurang dari dua bulan, dari level Rp 17.000 per USD yang pertama kali disentuh pada awal April 2026 menjadi Rp 18.000 per USD pada Juni 2026.
Sumber
Tentang penulis

Tim Redaksi Kolektif · Mengikuti Pedoman Editorial Sorot Utama
Redaksi Sorot Utama adalah tim editorial yang bekerja menulis, memverifikasi, dan menyunting setiap artikel sebelum terbit. Kami mengikuti standar editorial yang dipublikasikan terbuka di halaman Pedoman Editorial.
Baca juga
BI Rate Naik 25 Bps Jadi 5,50%, Rupiah Menguat ke Rp 18.080/USD
Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 5,50% pada Selasa (9/6/2026). Pasar merespons positif dengan penguatan rupiah dan IHSG.
SLIK OJK: Panduan Lengkap Cek dan Perbaiki Skor Kredit Anda
Sistem Layanan Informasi Keuangan menentukan persetujuan pinjaman Anda — begini cara mengaksesnya secara gratis dan legal.
Rupiah Tembus Level Terlemah, Bank Jual Dolar AS Rp18.415
Rupiah melemah ke Rp18.100 per dolar AS pada Senin pagi, mencatatkan level terlemah sepanjang masa. Sejumlah bank memasang kurs jual hingga Rp18.415.
Panduan Lengkap Lapor SPT Tahunan 2025 via Coretax dan DJP Online
Tenggat 31 Maret mendekat — simak langkah lengkap, dokumen wajib, dan jenis formulir yang sesuai kategori penghasilan Anda.
Archipelago International Hengkang dari Kuba Patuhi Sanksi AS
Jaringan hotel Indonesia mengakhiri operasional enam hotel merek Aston di Kuba menyusul tenggat waktu pemutusan hubungan dengan konglomerat militer GAESA yang disanksi Washington.




