Tiket AFC Futsal Asian Cup 2026 Mulai Rp75 Ribu, Dijual Sejak 12 Januari
Federasi Futsal Indonesia merilis harga tiket AFC Futsal Asian Cup 2026 mulai Rp75.000 hingga Rp250.000. Turnamen berlangsung 27 Januari-7 Februari 2026 di dua venue Jakarta.

Ringkasan
FFI mengumumkan harga tiket AFC Futsal Asian Cup 2026 dengan tiga kategori: Upper Tribun Rp75.000, Low Tribun Rp100.000, dan VIP Teleskopik Rp250.000. Pembelian tiket dibuka 12 Januari 2026 melalui situs resmi. Turnamen digelar 27 Januari-7 Februari 2026 di Indonesia Arena dan Jakarta International Velodrome, melibatkan 16 tim dari empat grup.
Daftar isi▶ buka▼ tutup
Federasi Futsal Indonesia (FFI) resmi mengumumkan harga tiket untuk AFC Futsal Asian Cup 2026 pada Rabu (7/1). Turnamen yang akan digelar 27 Januari hingga 7 Februari 2026 ini menawarkan tiga kategori tiket dengan harga mulai Rp75.000 hingga Rp250.000.
Sebagai tuan rumah, Indonesia akan menyambut 16 tim terbaik se-Asia di dua venue utama: Indonesia Arena di Jakarta Pusat dan Jakarta International Velodrome di Jakarta Timur. Pembelian tiket telah dibuka sejak 12 Januari 2026 melalui laman resmi www.afcfutsal2026.com.
Rincian Harga dan Kategori Tiket
FFI menetapkan tiga kategori tiket dengan fasilitas berbeda. Tiket Upper Tribun dibanderol Rp75.000 untuk penonton di tribun paling atas. Kategori Low Tribun tersedia dengan harga Rp100.000 bagi yang ingin posisi lebih dekat dengan lapangan.
Sementara itu, tiket VIP Teleskopik dihargai Rp250.000 dan menawarkan fasilitas, kenyamanan, serta sudut pandang terbaik karena posisinya paling dekat dengan lapangan pertandingan. Tiket berlaku untuk satu hari pertandingan dan dapat dibeli untuk semua laga, tidak terbatas pada pertandingan Timnas Futsal Indonesia.
Cara Pembelian Tiket
Pemesanan tiket dilakukan melalui situs resmi AFC Futsal Asian Cup Indonesia 2026. Pembeli cukup mengklik tombol "Buy Ticket", memilih jadwal pertandingan dan kategori tribun yang diinginkan. Semua metode pembayaran yang tersedia dapat digunakan untuk transaksi.
Jadwal Timnas Futsal Indonesia
Timnas Futsal Indonesia akan menjalani seluruh pertandingan di Indonesia Arena, Jakarta Pusat pada pukul 19.00 WIB. Laga pembuka dijadwalkan Selasa, 27 Januari 2026 melawan Korea Selatan. Pertandingan kedua berlangsung Kamis, 29 Januari 2026 menghadapi Kyrgyzstan, diikuti laga terakhir fase grup Sabtu, 31 Januari 2026 melawan Irak.
Indonesia berada di Grup A bersama Irak, Kyrgyzstan, dan Korea Selatan. Tiga grup lainnya terdiri dari: Grup B (Thailand, Vietnam, Kuwait, Lebanon), Grup C (Jepang, Uzbekistan, Tajikistan, Australia), dan Grup D (Iran, Afghanistan, Arab Saudi, Malaysia).
Persiapan dan Ekspektasi
Timnas Futsal Indonesia telah memulai latihan perdana pada 5 Januari 2026 di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta. Persiapan intensif dilakukan menjelang turnamen bergengsi tingkat Asia ini.
Secara umum, turnamen futsal tingkat Asia merupakan ajang kompetitif yang mempertemukan tim-tim kuat dari berbagai negara. Penyelenggaraan di Indonesia diharapkan memberikan keuntungan bagi tuan rumah dengan dukungan penuh dari penonton lokal. Namun, perlu dicermati bahwa kompetisi di level kontinental selalu menuntut performa optimal dari setiap tim peserta.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
- Berapa harga tiket AFC Futsal Asian Cup 2026?
- Terdapat tiga kategori tiket: Upper Tribun Rp75.000, Low Tribun Rp100.000, dan VIP Teleskopik Rp250.000. Tiket berlaku untuk satu hari pertandingan.
- Bagaimana cara membeli tiket AFC Futsal Asian Cup 2026?
- Tiket dapat dibeli melalui situs resmi www.afcfutsal2026.com sejak 12 Januari 2026. Pembeli tinggal klik "Buy Ticket", pilih jadwal pertandingan dan kategori tribun, lalu lakukan pembayaran dengan metode yang tersedia.
- Kapan dan di mana Timnas Futsal Indonesia bertanding?
- Timnas Indonesia bertanding di Indonesia Arena, Jakarta Pusat, pukul 19.00 WIB. Jadwalnya: 27 Januari vs Korea Selatan, 29 Januari vs Kyrgyzstan, dan 31 Januari 2026 vs Irak.
- Berapa jumlah tim peserta AFC Futsal Asian Cup 2026?
- Sebanyak 16 tim berpartisipasi, terbagi dalam 4 grup. Indonesia berada di Grup A bersama Irak, Kyrgyzstan, dan Korea Selatan.
Sumber
Tentang penulis

Tim Redaksi Kolektif
Redaksi Sorot Utama adalah tim editorial yang bekerja menulis, memverifikasi, dan menyunting setiap artikel sebelum terbit. Kami mengikuti standar editorial yang dipublikasikan terbuka di halaman Pedoman Editorial.
Baca juga
Naturalisasi Pemain Timnas: Antara Aturan FIFA dan Perdebatan Identitas
Proses naturalisasi pemain sepak bola melibatkan regulasi FIFA, UU Kewarganegaraan Indonesia, dan perdebatan publik soal identitas versus prestasi.
Regenerasi Voli Putri Indonesia: Jalan Panjang Membangun Timnas Pasca Era Bintang
Setelah kejayaan Megawati Hangestri, Wilda Nurfadhilah, dan Aprilia Manganang, timnas voli putri Indonesia kini menghadapi tantangan besar dalam regenerasi pemain dan sistem pembinaan.
Megawati Hangestri di Korea: Momentum Kebangkitan Voli Putri Indonesia
Kesuksesan opposite spiker timnas di Daejeon Red Sparks memicu lonjakan minat domestik, namun tantangan regenerasi struktural masih menghadang.
Pelatnas PBSI 2027: Ambisi Sudirman Cup di Tengah Krisis Regenerasi Tunggal Putri
Dengan skuad inti yang solid di sektor ganda namun rapuh di tunggal putri, PBSI menghadapi tantangan struktural menjelang Sudirman Cup 2027 di Nanning.
Esports Indonesia Bidik Medali SEA Games 2027: Industri Rp1 Triliun di Tengah Tantangan Regulasi
Timnas MLBB dan PUBG Mobile siap berlaga di Malaysia, sementara industri esports domestik tumbuh pesat namun hadapi isu pembinaan dan kesehatan mental atlet.




