Danantara Tunda Rilis Lapkeu, COO Sebut Sedang Bersihkan Keuangan BUMN
COO BPI Danantara Dony Oskaria menjelaskan penundaan publikasi laporan keuangan sejak peluncuran Februari 2025 karena proses pembersihan keuangan BUMN yang belum selesai.

Ringkasan
Danantara belum merilis laporan keuangan sejak diluncurkan Februari 2025. COO BPI Danantara Dony Oskaria menyebut hal ini terkait proses pembersihan keuangan BUMN yang masih berlangsung. Sementara itu, PT Danantara Sumber Daya Indonesia mulai beroperasi 1 Juni 2026 menaungi ekspor batu bara, kelapa sawit, dan ferro alloy.
Danantara belum menerbitkan laporan keuangan sejak diluncurkan pada Februari 2025. Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Dony Oskaria, menjelaskan penundaan ini terkait proses pembersihan keuangan BUMN yang masih berlangsung dan belum selesai sepenuhnya.
"Kenapa laporan keuangan Danantara belum keluar? Ini bentuk transparan, kami sedang melakukan pembersihan keuangan BUMN dan ada yang belum selesai," kata Dony dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31/5/2026).
Dony menegaskan bahwa Danantara didirikan dengan komitmen transparansi, sehingga BUMN harus dikelola dengan baik dan transparan. Meski demikian, proses pembersihan keuangan di beberapa perusahaan BUMN masih memerlukan waktu penyelesaian.
PT Danantara Sumber Daya Indonesia Mulai Beroperasi
Dalam kesempatan yang sama, Dony juga menyinggung PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) yang baru didirikan dan akan mulai beroperasi pada 1 Juni 2026. PT DSI akan menaungi tiga komoditas ekspor, yakni batu bara, kelapa sawit, dan ferro alloy.
"Rata-rata perusahaan ini kan perusahaan terbuka (Tbk) dan masyarakat akan mendapatkan manfaat yang lebih," ujar Dony. Dia berharap kebijakan baru ini dapat memberikan nilai tambah bagi pemerintah dan masyarakat.
Setelah implementasi dimulai 1 Juni 2026, akan dilakukan evaluasi selama tiga bulan. Baru pada 1 Januari 2027, implementasi ekspor melalui PT DSI akan dilakukan secara keseluruhan.
Konteks Transparansi dan Tata Kelola BUMN
Penundaan publikasi laporan keuangan Danantara ini menjadi perhatian mengingat lembaga tersebut dibentuk sebagai holding BUMN strategis dengan mandat transparansi dan tata kelola yang baik. Secara umum, laporan keuangan merupakan instrumen penting dalam akuntabilitas publik, terutama untuk entitas yang mengelola aset negara.
Proses pembersihan keuangan yang disebutkan Dony Oskaria mengindikasikan adanya upaya konsolidasi dan perbaikan tata kelola di BUMN-BUMN yang berada di bawah naungan Danantara. Namun, perlu dicermati bahwa transparansi juga mensyaratkan komunikasi yang jelas tentang progres dan timeline penyelesaian proses tersebut kepada publik.
Sementara itu, pembentukan PT DSI sebagai entitas yang menaungi ekspor komoditas strategis seperti batu bara, kelapa sawit, dan ferro alloy menunjukkan langkah konsolidasi pengelolaan sumber daya alam di bawah Danantara. Implikasinya, hal ini dapat memperkuat posisi tawar Indonesia dalam perdagangan komoditas global, meski efektivitasnya akan bergantung pada implementasi dan tata kelola yang solid.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
- Mengapa Danantara belum merilis laporan keuangan sejak diluncurkan?
- COO BPI Danantara Dony Oskaria menjelaskan bahwa penundaan publikasi laporan keuangan terkait proses pembersihan keuangan BUMN yang masih berlangsung dan belum selesai di beberapa perusahaan.
- Apa fungsi PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI)?
- PT DSI akan menaungi ekspor tiga komoditas strategis yaitu batu bara, kelapa sawit, dan ferro alloy. Perusahaan ini mulai beroperasi 1 Juni 2026 dengan evaluasi tiga bulan, dan implementasi penuh dimulai 1 Januari 2027.
Sumber
Tentang penulis
Tim Redaksi Kolektif
Redaksi Sorot Utama adalah tim editorial yang bekerja menulis, memverifikasi, dan menyunting setiap artikel sebelum terbit. Kami mengikuti standar editorial yang dipublikasikan terbuka di halaman Pedoman Editorial.
Baca juga
Investasi Emas untuk Pemula: Beda Batangan, Perhiasan, dan Emas Digital
Batangan, perhiasan, atau digital? Ketiganya menyimpan logam yang sama, tetapi biaya, cara menyimpan, dan kemudahan menjualnya kembali jauh berbeda.
Metode Budgeting 50/30/20: Cara Membagi Gaji agar Tidak Habis Sebelum Akhir Bulan
Kerangka sederhana membagi penghasilan bersih ke kebutuhan, keinginan, dan tabungan, lengkap dengan cara menyesuaikannya untuk gaji kecil atau penghasilan tidak tetap.
Cara Kerja Pasar Saham dan Langkah Membeli Saham Pertama di Bursa Indonesia
Panduan dasar bagi pemula: memahami apa itu saham, cara Bursa Efek Indonesia bekerja, peran sekuritas dan RDN, hingga langkah konkret membeli saham pertama dengan aman.
Beasiswa LPDP: Jenis Program, Syarat, dan Tahapan Seleksi Terbaru
Format Beasiswa LPDP berubah mulai 2026: STEM Industri Strategis dan SHARE menggantikan skema Reguler-Targeted-Afirmasi, dengan tiga tahap seleksi dan kewajiban mengabdi di Indonesia setelah lulus.
Resesi: Pengertian, Penyebab, Ciri, dan Dampaknya
Panduan ringkas memahami apa itu resesi, mengapa terjadi, tanda-tandanya, dan bagaimana dampaknya menyentuh kehidupan sehari-hari.




