# Riset BCA: Warga RI Rajin Menabung Bukan untuk Kaya, Tapi Khawatir
> Peningkatan tabungan masyarakat Indonesia sepanjang 2026 lebih mencerminkan sikap berjaga-jaga menghadapi ketidakpastian ekonomi, bukan karena pendapatan naik, ungkap laporan BCA.
**URL:** https://sorotutama.com/riset-bca-warga-ri-rajin-menabung-bukan-untuk-kaya-tapi-khawatir
**Kategori:** Ekonomi
**Terbit:** 2026-06-28T05:03:38.193Z
**Diperbarui:** 2026-06-28T05:03:38.350Z
**Penulis:** Redaksi Sorot Utama
**Waktu baca:** 4 menit
**Tag:** #Tabungan, #Rupiah, #Bank Indonesia, #Ekonomi Indonesia

## Ringkasan

Laporan BCA edisi 22 Juni 2026 mengungkap peningkatan tabungan masyarakat Indonesia didorong kekhawatiran ekonomi: kelompok bawah cemas terhadap kenaikan harga, kelompok atas khawatir pelemahan rupiah. Tabungan di bawah Rp100 juta tumbuh 5,4% per April 2026, sementara tabungan valas tumbuh 29,9% pada Mei 2026, jauh lebih cepat dari tabungan rupiah yang tumbuh 8,7%.



## Tanya-Jawab

### Mengapa tabungan masyarakat Indonesia meningkat sepanjang 2026?

Menurut laporan BCA edisi 22 Juni 2026, peningkatan tabungan lebih mencerminkan sikap berjaga-jaga menghadapi ketidakpastian ekonomi, bukan karena kenaikan pendapatan. Kelompok bawah khawatir terhadap kenaikan harga barang, sementara kelompok atas waspada terhadap pelemahan rupiah. Tabungan di bawah Rp100 juta tumbuh 5,4% per April 2026.

### Apa yang menyebabkan tabungan valas tumbuh lebih cepat dari tabungan rupiah?

Data Bank Indonesia menunjukkan pada Mei 2026, tabungan valas tumbuh 29,9% secara tahunan menjadi Rp260,9 triliun, jauh lebih cepat dari tabungan rupiah yang tumbuh 8,7% menjadi Rp2.904,2 triliun. Ini menandakan kelompok masyarakat yang lebih mampu mengalihkan dana ke valuta asing karena kekhawatiran terhadap pelemahan rupiah yang masih berlanjut.

## Sumber

1. [Disarikan dari CNBC Indonesia Market](https://www.cnbcindonesia.com/market/20260627124103-17-746186/bukan-karena-ingin-kaya-ini-alasan-terbaru-warga-ri-rajin-menabung)

---
Sorot Utama · sumber: https://sorotutama.com/riset-bca-warga-ri-rajin-menabung-bukan-untuk-kaya-tapi-khawatir
