# Bos Bank BUMN Soroti Fenomena Repo SBN untuk Borong SRBI
> Ketua Himbara Putrama Wahju Setyawan menyebut praktik repo SBN senilai Rp238 triliun untuk ditempatkan di SRBI menghambat fungsi intermediasi perbankan, meski LDR industri mencapai 90%.
**URL:** https://sorotutama.com/bos-bank-bumn-soroti-fenomena-repo-sbn-untuk-borong-srbi
**Kategori:** Ekonomi
**Terbit:** 2026-06-03T07:01:10.563Z
**Diperbarui:** 2026-07-03T10:32:35.757Z
**Penulis:** Redaksi Sorot Utama
**Waktu baca:** 2 menit
**Tag:** #Perbankan, #SRBI, #SBN, #Repo, #Himbara, #BNI

## Ringkasan

Direktur Utama BNI dan Ketua Himbara Putrama Wahju Setyawan menyoroti fenomena bank melakukan repo SBN senilai Rp238 triliun untuk ditempatkan di SRBI, yang dinilai menghambat fungsi intermediasi perbankan. Rasio kredit terhadap PDB Indonesia hanya 32%, jauh lebih rendah dibanding negara ASEAN lainnya.



## Tanya-Jawab

### Apa yang dimaksud dengan fenomena repo SBN untuk SRBI?

Fenomena repo SBN untuk SRBI adalah praktik perbankan yang membeli Surat Berharga Negara (SBN), kemudian melakukan repurchase agreement (repo) atau menjual kembali dengan perjanjian beli kembali untuk mendapatkan likuiditas, lalu menempatkan dana tersebut di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang menawarkan imbal hasil lebih menarik. Ketua Himbara menyebut nilai repo SBN mencapai Rp238 triliun.

### Berapa rasio kredit terhadap PDB Indonesia dibanding negara ASEAN?

Menurut Ketua Himbara Putrama Wahju Setyawan, rasio kredit terhadap PDB Indonesia hanya sekitar 32%, jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia, Singapura, dan Vietnam. Hal ini menunjukkan masih besarnya ruang bagi perbankan Indonesia untuk meningkatkan penyaluran kredit dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

## Sumber

1. [Disarikan dari CNBC Indonesia Market](https://www.cnbcindonesia.com/market/20260603123354-17-739729/bos-bank-bumn-sebut-ada-fenomena-repo-sbn-buat-borong-srbi)

---
Sorot Utama · sumber: https://sorotutama.com/bos-bank-bumn-soroti-fenomena-repo-sbn-untuk-borong-srbi
